Maya, Ahmadi dan Tiga Mawapres
Agrokompleks berbagi Motivasi di TMA
Puluhan
peserta membanjiri ruangan RKF yang berasal dari fakultas yang berada di
Agrokompleks (Pertanian, Kehutanan, FIKP, dan Peternakan –Red) untuk menghadiri
Training Motivasi yang diadakan oleh BK. Surau Firdaus, Ahad 12 Mei 2013 yang
bertempat di RKF LT. 3 Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dimulai sejak
pukul 08.00-16.00.
Acara
ini dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Ir. Ahmad Munir M.Eng. Selaku Wakil
Dekan 1 Fakultas Pertanian dipandu oleh Arif Indrajaya sebagai Master of Ceremony dengan diawali
laporan ketua panitia oleh Tri Sultan Efendi dan sambutan dari ketua BK. Surau
Firdaus Andi syarif hidayatul H.
Trining
motivasi dibawakan oleh Maya Priyana, CHt. dan didampingi oleh rekan dan suaminya sendiri Ahmadi Muhammad Nur, CHt. membuat
seluruh peserta bahkan panitia menjadi kebakaran semangat. Bahasa yang
komunikatif dan musik yang senada beriringan menjadikan satu kondisi kondusif.
Takeline dari Trining
Motivasi Agrokompleks ini adalah Mulai,
Percepat, Kuasai...
Sesi
Talkshow dengan MAWAPRES
Sesi talkshow dengan Mawapres Agrokompleks pada
acara ini panitia menghadirkan Supriadi
Herman, SP. Selaku mahasiswa berprestasi dari Fakultas Pertanian, Alinda
Nurbaety Hasanah dari fakultas Kelautan dan perikanan, dan Musawwir Muchtar
dari fakultas Peternakan Mereka merupakan
tiga dari beberapa mahasiswa yang berprestasi yang berada di Universitas
Hasanuddin. Bedanya mereka bukan hanya merupakan mahasiswa yang memiliki
prestasi dibidang akademik tapi juga segudang prestasi dibidang sosial dan
aktif diorganisasi keagamaan.
Kak Awi
(sapaan akrab bagi Musawwir Muchtar _red) misalnya, beliau adalah pendiri
Laskar Pemulung yang menghantarkan dirinya keberbagai negara hingga kini sebut
saja hongkong, Jepang, Singapore dan masih banyak lagi. Sedangkan Kak Adi (Sapaan
bagi supriadi Herman –Red) merupakan profil seorang ketua sejati. Sebutan ini
tidaklah salah, kenapa ? ini tidak lepas dari kepanitian dan oraganisasi yang
diketuai olehnya dan keseluruhan yang diketuainya sukses paripurna seperti FLP
sulsel yang sekarang dijabatnya dan juga Ketua BPH Surau Firdaus (2010-2012)
disamping itu dia juga sebagai delegasi Unhas untuk KKN internasional di jepang
(2011) . Sedangkan untuk teteh Alin (Alinda Nurbaeti –red) mahasiswi yang berasal
dari Garut Jawa Barat yang aktif memenangkan lomba karya Ilmiah bidang
lingkungan, bukan hanya pemberani tapi juga selalu optimis dan sosok
oganisatoris ini aktif di delapan organisasi dan wakil unhas di Forum Indonesia
Muda 2012.
Semuanya
berprestasi intinya, tapi titik beratnya bukan pada itu saja, tapi kalau
berpestasi rajin dakwah dan aktif diberbagai organisasi itu luar biasa. Kunci
dari semua itu adalah tekat dan keberanian. Kalian tidak akan sukses jika
kalian tidak mencoba. Jika tidak mencoba mana kita tahu sampai dimana batas
kemampuan kita. Seperti yang dikatakan oleh Kak Supriadi ‘’Life Is Never Flat’’ semua orang berhak untuk menjadi berprestasi,
karena itu hidup itu tetap berjalan. Dan salah satu kuncinya adalah membuka
diri untuk berkenalan dengan orang lain dan membiarkan orang lain mengenal kita
lebih, dan jangan menolak tapi cobalah.
Hampir
sama dengan kak Awi yang tekat usahanya sekuat baja, pantang menyerah dan
optimis ini, bahwa untuk mencapai yang kita inginkan kita perlu siapkan energi
ekstra,dan lakukan sebaik mungkin dan tidak ada kegagalan dari proses yang kita
jalani, semua itu terbukti pada perlombaan yang beliau lalui sejak semester 3
dan 4 dan pada semester 3 tidak satupun perlombaan yang ia ikuti mendapatkan
juara tapi tekatnya tidak pernah pupus karena dari pengalaman kegagalan itulah
sehingga ia mampu seperti sekarang intinya ‘’belajar pada pengalaman’’.
Saat
ditanya siapasih sosok yang ada dibelakang kesuksesan kalian ? jawabannya
kompak ‘’harga mati dari kesuksesan mereka bertiga adalah orangtua. Ketiganya
sangat antusias saat menceritakan orang tua mereka masing-masing.
Mama
selalu berpesan pada saya dan abangku bahwa ‘’berani
karena benar dan takut karena salah’’ dan hal inilah yangh kini menjadi
prinsip yang selalu kupegang teguh. Mama selalu mendongeng setiap malam sebelum
tidur, yang ceritanya selalu berawal dengan kerja keras dan berhakhir bahagia, oleh
karena itu jika sekarang kondisinya sulit maka kedepan akan bahagia, karena
selalu ada terang setelah gelap, selain itu kebiasaan berbagi becerita saat
makan adalah rutinutas yang selalu kami lakukan, ujar kak Alin.
Lain
halnya dengan Kak Adi yang ayahnya adalah sosok pendiam tapi selalu menjaga
mimpi-mimpinya, sedangkan Ibu yang selalu mendoakanku hingga kini. Dua paduan
yang luar biasa. ‘’kepercayaan orangtua adalah kunci ridhonya akan kemudahan
jalan yang saya pilih’’. Itulah yang selalu dia pegang. Selain itu beliau juga
sosok yang merendah, dan kunci dari oraganisasi yang selama ini beliau pegang
adalah berhasil membanguan pencitraan dan trobosan ‘’buatlah sesuatu yang
berbeda’’ ujarnya.
Terakhir
buat K Awi adalah sosok ‘’Sederhana yang
Peka’’ sosok yang sangat peka terhadap kehidupan pemulung ini adalah sosok yang
sederhana. Berpenampilan yang apa adanya tapi tidak disangka punya sejuta
prestasi. Kak Awi bukan berasal dari keluarga kaya tapi punya jiwa dermawan.
Baginya orang yang sangat penting dalam hidupnya selain kedua orangtuanya
adalah sahabat. ‘’kami tiga berkawan dan
punya janji untuk menaklukkan dunia dengan prestasi’’ ujarnya saat ditanya
oleh Andri sebagai moderator kala itu.
Diakhir
acara ada sesi penutupan, pada sesi ini pembagian plakat dan foto bersama
peserta dan panitia. Dalam penutupan Andri selaku moderator menyampaikan bahwa follow-up dari kegiatan ini adalah akan dibuka kelas Penalaran Ilmiah, Entrepreneur,
IT, Sosial Masyarakat dan Bahasa Inggris. JADI TUNGGU APA LAGI... jadilah bagian dari kemajuan...
Ditulis
oleh Asih Iffah (Agribisnis 2011)
Editor :
Supriadi Herman , SP.




foto ana mana ?????
BalasHapus