Rabu, 15 Mei 2013

TRINING MOTIVASI AGROKOMPLEKS



Maya, Ahmadi dan Tiga Mawapres Agrokompleks berbagi Motivasi di TMA

Puluhan peserta membanjiri ruangan RKF yang berasal dari fakultas yang berada di Agrokompleks (Pertanian, Kehutanan, FIKP, dan Peternakan –Red) untuk menghadiri Training Motivasi yang diadakan oleh BK. Surau Firdaus, Ahad 12 Mei 2013 yang bertempat di RKF LT. 3 Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dimulai sejak pukul 08.00-16.00.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Ir. Ahmad Munir M.Eng. Selaku Wakil Dekan 1 Fakultas Pertanian dipandu oleh Arif Indrajaya sebagai Master of Ceremony dengan diawali laporan ketua panitia oleh Tri Sultan Efendi dan sambutan dari ketua BK. Surau Firdaus Andi syarif hidayatul H. 

Trining motivasi dibawakan oleh Maya Priyana, CHt. dan didampingi oleh rekan dan  suaminya sendiri Ahmadi Muhammad Nur, CHt. membuat seluruh peserta bahkan panitia menjadi kebakaran semangat. Bahasa yang komunikatif dan musik yang senada beriringan menjadikan satu kondisi kondusif.
Takeline dari Trining Motivasi Agrokompleks ini adalah Mulai, Percepat, Kuasai...
 
Sesi Talkshow dengan MAWAPRES


 Sesi talkshow dengan Mawapres Agrokompleks pada acara ini panitia menghadirkan  Supriadi Herman, SP. Selaku mahasiswa berprestasi dari Fakultas Pertanian, Alinda Nurbaety Hasanah dari fakultas Kelautan dan perikanan, dan Musawwir Muchtar dari fakultas Peternakan  Mereka merupakan tiga dari beberapa mahasiswa yang berprestasi yang berada di Universitas Hasanuddin. Bedanya mereka bukan hanya merupakan mahasiswa yang memiliki prestasi dibidang akademik tapi juga segudang prestasi dibidang sosial dan aktif diorganisasi keagamaan.
Kak Awi (sapaan akrab bagi Musawwir Muchtar _red) misalnya, beliau adalah pendiri Laskar Pemulung yang menghantarkan dirinya keberbagai negara hingga kini sebut saja hongkong, Jepang, Singapore dan masih banyak lagi. Sedangkan Kak Adi (Sapaan bagi supriadi Herman –Red) merupakan profil seorang ketua sejati. Sebutan ini tidaklah salah, kenapa ? ini tidak lepas dari kepanitian dan oraganisasi yang diketuai olehnya dan keseluruhan yang diketuainya sukses paripurna seperti FLP sulsel yang sekarang dijabatnya dan juga Ketua BPH Surau Firdaus (2010-2012) disamping itu dia juga sebagai delegasi Unhas untuk KKN internasional di jepang (2011) . Sedangkan untuk teteh Alin (Alinda Nurbaeti –red) mahasiswi yang berasal dari Garut Jawa Barat yang aktif memenangkan lomba karya Ilmiah bidang lingkungan, bukan hanya pemberani tapi juga selalu optimis dan sosok oganisatoris ini aktif di delapan organisasi dan wakil unhas di Forum Indonesia Muda 2012.
Semuanya berprestasi intinya, tapi titik beratnya bukan pada itu saja, tapi kalau berpestasi rajin dakwah dan aktif diberbagai organisasi itu luar biasa. Kunci dari semua itu adalah tekat dan keberanian. Kalian tidak akan sukses jika kalian tidak mencoba. Jika tidak mencoba mana kita tahu sampai dimana batas kemampuan kita. Seperti yang dikatakan oleh Kak Supriadi ‘’Life Is Never Flat’’ semua orang berhak untuk menjadi berprestasi, karena itu hidup itu tetap berjalan. Dan salah satu kuncinya adalah membuka diri untuk berkenalan dengan orang lain dan membiarkan orang lain mengenal kita lebih, dan jangan menolak tapi cobalah.
Hampir sama dengan kak Awi yang tekat usahanya sekuat baja, pantang menyerah dan optimis ini, bahwa untuk mencapai yang kita inginkan kita perlu siapkan energi ekstra,dan lakukan sebaik mungkin dan tidak ada kegagalan dari proses yang kita jalani, semua itu terbukti pada perlombaan yang beliau lalui sejak semester 3 dan 4 dan pada semester 3 tidak satupun perlombaan yang ia ikuti mendapatkan juara tapi tekatnya tidak pernah pupus karena dari pengalaman kegagalan itulah sehingga ia mampu seperti sekarang intinya ‘’belajar pada pengalaman’’.
Saat ditanya siapasih sosok yang ada dibelakang kesuksesan kalian ? jawabannya kompak ‘’harga mati dari kesuksesan mereka bertiga adalah orangtua. Ketiganya sangat antusias saat menceritakan orang tua mereka masing-masing.
Mama selalu berpesan pada saya dan abangku bahwa ‘’berani karena benar dan takut karena salah’’ dan hal inilah yangh kini menjadi prinsip yang selalu kupegang teguh. Mama selalu mendongeng setiap malam sebelum tidur, yang ceritanya selalu berawal dengan kerja keras dan berhakhir bahagia, oleh karena itu jika sekarang kondisinya sulit maka kedepan akan bahagia, karena selalu ada terang setelah gelap, selain itu kebiasaan berbagi becerita saat makan adalah rutinutas yang selalu kami lakukan, ujar kak Alin.
Lain halnya dengan Kak Adi yang ayahnya adalah sosok pendiam tapi selalu menjaga mimpi-mimpinya, sedangkan Ibu yang selalu mendoakanku hingga kini. Dua paduan yang luar biasa. ‘’kepercayaan orangtua adalah kunci ridhonya akan kemudahan jalan yang saya pilih’’. Itulah yang selalu dia pegang. Selain itu beliau juga sosok yang merendah, dan kunci dari oraganisasi yang selama ini beliau pegang adalah berhasil membanguan pencitraan dan trobosan ‘’buatlah sesuatu yang berbeda’’ ujarnya.
Terakhir buat K Awi adalah sosok  ‘’Sederhana yang Peka’’ sosok yang sangat peka terhadap kehidupan pemulung ini adalah sosok yang sederhana. Berpenampilan yang apa adanya tapi tidak disangka punya sejuta prestasi. Kak Awi bukan berasal dari keluarga kaya tapi punya jiwa dermawan. Baginya orang yang sangat penting dalam hidupnya selain kedua orangtuanya adalah sahabat. ‘’kami tiga berkawan dan punya janji untuk menaklukkan dunia dengan prestasi’’ ujarnya saat ditanya oleh Andri sebagai moderator kala itu.

Diakhir acara ada sesi penutupan, pada sesi ini pembagian plakat dan foto bersama peserta dan panitia. Dalam penutupan Andri selaku moderator menyampaikan bahwa follow-up dari kegiatan ini adalah akan dibuka kelas Penalaran Ilmiah, Entrepreneur, IT, Sosial Masyarakat dan Bahasa Inggris. JADI TUNGGU APA LAGI... jadilah bagian dari kemajuan...


Ditulis oleh Asih Iffah (Agribisnis 2011)
Editor : Supriadi Herman , SP.

1 komentar: